Tulisan ini tidak bermaksud menjatuh-jatuhkan orang Indonesia, karna saya sendiri termasuk orang Indonesia yang tinggal di bumi Aceh. Awalnya kaget saat membaca satu persatu pandangan yang tertulis, tapi selanjutnya membuat saya sadar bahwa apa yang ia katakan benar-benar terjadi di bumi Indonesia. Saya rasa tidak perlu mengluarkan amarah ketika menanggapi hinaan demi hinaan yang dilontarkan kepada kita, karena memang begitu adanya. Harusnya ini menjadi batu loncatan bagi kita untuk terus memperbaiki diri sehingga mampu memperbaiki bangsa karna pada hakikatnya kesuksesan atau kemajuan suatu bangsa merupakan akumulasi dari sukses individu. Berikut isi tulisan yang saya dapat, selama ini hanya nyempil di PC, sekarang saya coba share saja disini, kemudian cobalah sahabat sekalian menganalogikan dengan realita yang terjadi:
Apa yang saya tulis ini berdasarkan pengalaman saya dan pemerhatian saya terhadap WARGA Indonesia, saya telah ke Indonesia sebanyak 3 kali :
Menjadi antara rakyat MALAYSIA pertama (bersama kumpulan saya) yang menghulurkan bantuan kepada ACEH ketika Tsunami sebelum bantuan dari Jakarta dan negara lain sampai. Melancong ke Jakarta selama 2 minggu Ke Jakarta atas urusan kerja pandangan saya terhadap warga
Indonesia ialah :

SUARA HATI MR. MAN AT 6:31 AM 11 IDEA, THURSDAY, MAY 28, 2009
Rangkaian point-point diatas kalau kita perhatikan secara seksama memang seperti itu adanya. Apakah kita patut marah? Tentu! Tapi apakah dengan sekedar marah-marah, membakar bendera mereka, demo disana-sini bangsa ini akan berkembang? Saya rasa tidak, yang justru malah makin memperburuk citra bangsa sendiri. Sekarang yang menjadi PR kita adalah pembenahan diri kemudian membenahi system yang amburadul. Satu yang harus kita ingat, orang-orang tua kita yang saat ini sedang duduk dipemerintahan atau mereka yang memegang pengaruh merupakan generasi masa lalu dan sekarang. Sekadangkan kita?? Kita adalah generasi sekarang dan akan datang!! we're the hope of nation. Kitalah pengganti system yang amburadul.
Yang menjadi pertanyaan, apakah kedepan kita akan terus mempertahankan system yang ambural, membuat sytem tambah amburadul? Atau mengubah system tersebut kesystem baru yang berdampak pada kemakmuran bumi?? Semua tergantung kita, bukan mereka!! Kitalah yang akan memegang peranan besar bangsa ini kedepan. Bukan mereka!! Dan semua itu tidak akan pernah kita capai kalau setiap hari hanya ribut sana-sini, demo sana-sini. Lebih baik memperbaiki dan mengembangkan diri supaya bisa memperbaiki bangsa dan mengembangkanya.
Apa yang saya tulis ini berdasarkan pengalaman saya dan pemerhatian saya terhadap WARGA Indonesia, saya telah ke Indonesia sebanyak 3 kali :
Menjadi antara rakyat MALAYSIA pertama (bersama kumpulan saya) yang menghulurkan bantuan kepada ACEH ketika Tsunami sebelum bantuan dari Jakarta dan negara lain sampai. Melancong ke Jakarta selama 2 minggu Ke Jakarta atas urusan kerja pandangan saya terhadap warga
Indonesia ialah :

SUARA HATI MR. MAN AT 6:31 AM 11 IDEA, THURSDAY, MAY 28, 2009
Yang menjadi pertanyaan, apakah kedepan kita akan terus mempertahankan system yang ambural, membuat sytem tambah amburadul? Atau mengubah system tersebut kesystem baru yang berdampak pada kemakmuran bumi?? Semua tergantung kita, bukan mereka!! Kitalah yang akan memegang peranan besar bangsa ini kedepan. Bukan mereka!! Dan semua itu tidak akan pernah kita capai kalau setiap hari hanya ribut sana-sini, demo sana-sini. Lebih baik memperbaiki dan mengembangkan diri supaya bisa memperbaiki bangsa dan mengembangkanya.

